Mikrotik merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang networking yang memproduksi software maupun hardware untuk jaringan.
Markas besar Mikrotik terletak di sebelah Utara Eropa, tepatnya di Kota Riga, Latvia (Eropa Utara). Mikrotik diambil dari bahasa Latvia yaitu "Mikrotikls" yang artinya network kecil. Mikrotik mempunyai sebuah motto yang mudah diingat yaitu "Routing the world".
Produk apa saja yang dikeluarkan oleh Mikrotik?
Sebagai vendor yang bergerak dibidang networking, tentu saja mikrotik harus bisa mendukung motto mereka untuk menjaringankan seluruh dunia dengan mengeluarkan berbagai produk baik berbentuk software (RouterOS) maupun hardware (RouterBoard).
Apa itu Mikrotik RouterOS?
RouterOS merupakan sebuah Sistem Operasi yang berbasis Unix yang mampu membuat sebuah PC mempunyai fungsi seperti layaknya Router, Firewall, Bridge, HotSpot, proxy Server, Bandwidth Management dan beberapa fungsi server lainnya. Tidak seperti OS lainnya, RouterOS support terhadap berbagai jenis Driver hardware dan apabila ada hardware yang tidak support terhadap Mikrotik RouterOS, maka kita tidak dapat menambah /menginstall driver tambahan seperti halnya Sistem Operasi.
Jika kita menemukan ada perangkat yang kita pasang tidak dikenali oleh Mikrotik RouterOS, yang harus kita lakukan adalah meminta file update dari Mikrotik dengan cara mengirimkan file yang bernama soppout.rif ke web mikrotik yang nantinya kita akan mendapatkan file updatan terbaru untuk mikrotik RouterOS yang akan kita pasangkan sehingga device yang kita pasangkan akan dapat dikenali oleh Mikrotik RouterOS.
Mikrotik RouterOS mampu melakukan hampir seluruh fungsi networking dan juga beberapa fungsi server seperti DHCP Server. Mikrotik RouterOS biasanya diinstall pada sebuah PC (x86) dan setalahdan Mikrotik RouterOS selalu terinstall pada sebuah jenis RouterBoard.
Apa yang dimaksud dengan RouterBoard?
RouterBoard merupakan sebuah perangkat (Hardware) yang didesain dan diproduksi oleh Mikrotik serta menggunakan RouterOS sebagai Sistem Operasinya. RouterBoard merupakan sebuah perangkat yang mempunyai komponen seperti halnya PC tetapi mempunyai ukuran yang kecil seperti Processor, RAM, ROM dan Memory Flash hanya saja System Operasi yang digunakannya khusus dikeluarkan oleh Mikrotik yaitu RouterOS. RouterBoard mempunyai banyak type arsitektur, model, jenis interface dan jumlah interface yang berbeda sehingga kita bisa dengan mudah memilih perangkat ini sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.
Produk mana yang harus kita pilih?
Sebelum kita menentukan produk yang akan kita gunakan, sebaiknya anda menentukan dan mengenali kebutuhan anda seperti:
- Fungsi perangkat (apakah Router, Server atau lainnya)
- Jumlah trafik (real trougput)
- Fitur yang dibutuhkan (Proxy, Hotspot atau lainnya)
- jenis dan jumlah interface yang di butuhkan
Sedangkah untuk fitur Mikrotik, baik menggunakan RouterOS maupun RouterBoard selalu sama tergantung dari level yang kita gunakan apakah Level 0,1,3,4,5 atau 6. dan sebelum kita memilih level mana yang harus di gunakan sebaiknya anda mengenali dulu kelebihan dan kekurangan dari setiap level Mikrotik RouterOS nya.
Sistem Level Lisensi Mikrotik
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
- Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
- Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
- Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
- Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
- Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
- Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

No comments:
Post a Comment